Kalender Unik Berbasis Kearifan Lokal Milik Carik

Operator Desa 15 Januari 2025 11:16:31 WIB

Karangsari, 15 Januari 2025 (SIDA SAMEKTA) Sangatan Adalah Papan Kayu Berwarna Coklat Berbentuk Persegi Panjang dengan Ukuran Panjang = 63.5 cm, Lebar = 13.5 cm, Tebal = 1.5 cm

Papan Kayu Ini Memiliki sebuah pegangan di 1 sisi papan yang memiliki lubang. Sangatan Milik Keluarga Carik Ini Memiliki 2 bidang pahatan di permukaanya.

Saat Ditanya Ciri Spesifik Sangatan Ini, Carik Menjelaskan Bahwa Bagian atas memiliki pahatan 2 Bidang, Di Bidang Kiri Sangatan berbentuk Kotak sejajar masing masing kotak berukuran 1.5 cm x 1.5 cm berjumlah 40 kotak dengan formasi 12-12-8-8 yang Memiliki tanda acak berupa titik dari (•) sampai (:::)

Di Bidang Kiri Sangatan memiliki pahatan berupa kotak sejajar dengan ukuran 1.5 cm x 1.5 cm berjumlah 35 kotak dengan formasi 7-7-7-7-7 memiliki tanda acak berupa gambar titik(•) silang (X) Garis miring (/) Lebih besar (>)

“Di bagian bawah memiliki gambar berupa orang berjumlah 32 gambar dengan formasi 10-10-12 dengan masing gambarnya Menyerupai gambar orang. Orang tanpa kepala. Orang tanpa tangan. Orang tanpa kaki” Ucap Carik.

Informasi di website jogjaprov.go.id diceritakan Bahwa Para petani di Jawa sudah mengenal teknik penanggalan dalam bercocok tanam, jauh ratusan tahun sebelum teknologi pertanian diterapkan. Panduan kalender berbasis peredaran matahari yang unik ini dikenal sebagai Pranata Mangsa. Teknik ini mengajarkan para petani lebih sensitif terhadap perubahan alam yang terjadi.

Tak ayal kitab Arjunawiwaha mengisahkan bagaimana majunya sektor pangan pada masa itu. Bahkan menjadi salah satu pilar penopang kejayaan Majapahit. Pranata Mangsa berasal dari kata ‘pranata’ berarti aturan dan ‘mangsa’ berarti masa atau musim. Dengan kata lain, Pranata Mangsa adalah aturan waktu yang digunakan para petani sebagai penentuan atau mengerjakan sesuatu pekerjaan.

Pranata Mangsa merupakan sistem penanggalan pertanian yang lazim digunakan masyarakat Jawa. Sistem kalender ini merupakan kearifan lokal yang digunakan dalam menentukan musim bercocok tanam. Perhitungan kalender Pranata Mangsa membagi tahun menjadi 12 musim atau mangsa. Perhitungan ini didasarkan pada peredaran matahari yang menyebabkan perubahan musim.

Kalender Pranata Mangsa ini umumnya ditulis atau diukir pada media papan kayu yang disebut Papan Sangatan. Papan Sangatan Sepintas bentuk fisik menyerupai talenan atau papan tipis berbahan kayu yang digunakan sebagai alas memotong.

Perbedaan terletak pada bagian permukaan Papan Sangatan umumnya terdapat ukiran berbentuk tabel pada bidang permukaannya. Pada bagian tabel Papan Sangatan dibubuhi tanda berupa titik atau bentuk simbol lainnya yang disusun sedemikian rupa sehingga memiliki makna dan kegunaan tertentu bagi ahli penghitung wuku.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung

SELAMAT DATANG DI WEBSITE

Cuaca

Tanggal

Maps