Deklarasi STBM 5 Pilar Karangsari

RAMDHAN ADJI PURWANTO 04 September 2026 10:40:04 WIB

Karangsari, 3 September 2026 (SIDA SAMEKTA) Sanitasi Total Berbasis Masyarakat merupakan pendekatan untuk merubah perilaku higienis dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. Di Kalurahan Karangsari telah dilaksanakan Deklarasi 5 Pilar STBM. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Jawatan Sosial Kapanewon Semin, Babinsa dan Babinkamtibmas Semin, Kepala Puskesmas Semin II , Lurah Karangsari beserta Jajaran, Pamong Dukuh se-Kalurahan Karangsari, serta Kader Kesehatan Kalurahan Karangsari.

Bapak Suheru selaku Jawatan Sosial dalam sambutannya menjelaskan mengenai pentingnya STBM dan juga keterkaitannya dengan kesehatan masyarakat, perlu adanya perubahan kebiasaan didalam masyarakat. Pemerintah juga telah mengupayakan STBM ini dapat terwujud dengan berbagai bantuan seperti jambanisasi, pendekatan sosial melalui kader-kader dan puskesmas.

Deklarasi 5 Pilar STBM diucapkan dengan bersama-sama oleh Lurah, Pamong Kalurahan beserta kader, dilanjutkan penandatanganan Deklarasi. Yang dimaksud dengan 5 Pilar STBM adalah Stop/berhenti buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun pada air mengalir, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga, dan pengelolaan limbah cair rumah tangga. Dengan adanya 5 pilar tersebut menjadi acuan untuk sosialisasi kepada masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul mengatakan “Kalau masyarakat sehat maka tidak perlu ada biaya untuk berobat. Sehingga, uang yang dimiliki bisa digunakan untuk menunjang perekonomian atau buat keperluan lainnya,”. Selain itu, penerapan lima pilar itu juga diharapkan dapat mengurangi angka kematian ibu dan anak yang masih cukup tinggi. Menurutnya, kematian ibu saat melahirkan tidak hanya karena proses persalinan saja. Namun, kondisi itu juga dipengaruhi oleh faktor kesehatan. “Harapan kami dengan program STBM ini terus berkelanjutan dengan dilakukan monitoring dan evaluasi, jadi pada hari ini ada deklarasi itu bukan akhir atau puncak dari STBM, justru ini baru merupakan awal, awal dari kita mulai menerapkan perilaku masyarakat untuk higienis dan saniter”, tutupnya

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
Galeri Foto
Kutipan Hari Ini

|

- -
Peta Kalurahan
Peta Wilayah
Chatbot Sari
Chatbot Sari - Kalurahan Karangsari
Chatbot AI

Kalurahan Karangsari

Klik ikon chat bulat di pojok kanan bawah untuk mulai bertanya pada Sari — asisten virtual yang terhubung dengan AI, siap menjawab pertanyaan seputar desa maupun topik umum lainnya.

Sari
Sari
Asisten Virtual • Karangsari
Pamong Kalurahan
1 / 24
LURAH
SUPRIYANA
2 / 24
CARIK
RAMDHAN ADJI P.
3 / 24
JAGABAYA
HERI SUPRIYANTA
4 / 24
KAMITUWA
SUWARJO
5 / 24
ULU-ULU
ANANG TRIANTO C.
6 / 24
DANARTA
WAHYU AJI S.
7 / 24
PANGRIPTA
SUTIYONO
8 / 24
TATA LAKSANA
GINARTO
9 / 24
Dukuh Ngasem
MARWAN HIDAYAT
10 / 24
Dukuh Kerdon
TUKIMIN
11 / 24
Dukuh Pugeran
AGUS SETIAWAN
12 / 24
Dukuh Duren
KASINO
13 / 24
Dukuh Purwo
SITI BADRIYAH I.
14 / 24
Dukuh Nganjir
ALIF RISKA F.
15 / 24
Dukuh Putuk
WAGIMAN
16 / 24
Dukuh Payaman
RUKMINI
17 / 24
Dukuh Karang
PRIYADI
18 / 24
Dukuh Jetak
DANAN
19 / 24
Dukuh Wates
SUKADI
20 / 24
Dukuh Kweni
BAMBANG ISTAHAM
21 / 24
Dukuh Badongan
SUPRIYANTA
22 / 24
Staf Pamong
ERNA WIJAYATI
23 / 24
Staf Pamong
AYU LARASATI
24 / 24
Staf Pamong
DESI KURNIAWATI

Survey Kepuasan Masyarakat
Jam
Tanggal
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial